Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menganalisis Peran Aktif Bangsa Indonesia Pada Masa Perang Dingin dan Dampaknya Terhadap Politik dan Ekonomi Global | KD 3.3 Sejarah Peminatan Kelas XII

 

www.intisari.grid.id

Munculnya Perang Dingin

Setelah Perang Dunia II usai, Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat persaingan yang tidak berujung pertempuran langsung di antara keduanya. Persaingan tersebut dikenal dengan Perang Dingin. Persaingan terjadi diberbagai bidang dengan satu tujuan utama, yaitu membuktikan bahwa negara dan ideologi yang dianutnya adalah yang terbaik dan mampu membawa dunia pada perdamaian.

Amerika Serikat dengan faham Liberalisme (Kapitalisme) dan Blok Barat negara-negara Eropa Barat juga NATO. Adapun Blok Timur yang menganut paham Komunisme dipimpin oleh Uni Soviet. Negara-negara Blok Timur ini tergabung dalam Pakta Warsawa. Dengan adanya perebutan pengaruh antara kedua Negara adikuasa tersebut, situasi politik di dunia kembali tegang dan mengakibatkan timbulnya rasa saling curiga dan perlombaan senjata antara kedua belah pihak sehingga masing-masing pihak diliputi Perang Dingin.

 

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dingin

Terdapat 2 faktor utama yaitu pertama, perbedaan paham. Paham demokrasi liberal yang dianut oleh Amerika Serikat sangat bertentangan dengan paham sosialisme komunis Uni Soviet. Kedua, adanya perebutan pengaruh. Amerika dan Uni Soviet berlomba untuk menjadi negara kreditor terhadap negara-negara lain khususnya di wilayah Eropa. Bantuan pinjaman untuk membantu pembangunan ekonomi supaya rakyat makmur yang kelak menjadi pasar industri dan mencegah pengaruh komunis karena masyarakat yang miskin merupakan lahan yang subur bagi tumbuhnya paham komunis. Sedangkan Uni Soviet membantu perjuangan nasional berupa senjata atau tenaga ahli dengan tujuan mendapatkan simpati dan pengaruh bagi perkembangan komunis di dunia.

Masa perang dingin, sudah barang tentu Indonesia kena (dampaknya). Tarik menarik kekuatan Barat dan Timur seakan menghantui jajak langkah negara yang kaya potensi ini. Setelah PD usai hingga tahun 1991, rentang masa perang dingin itu, tahun 1945-1961, masa ketika Indonesia sibuk dengan urusan dapurnya sendiri sambil mencari sekutu terkuat dan terpercaya untuk pembangunan bangsanya. Alhasil, Indonesia di bawah Soekarno ini lebih memilih untuk tidak memilih Blok Barat dan Timur. Politik bebas aktif terasa lebih kental. Ekonomi terombang ambing, namun diakhir masa ini mulai membaik. Peranan Indonesia yang mendunia, antara lain di KAA, bantuan kemanusiaan, GNB, dan pasukan perdamaian Internasional.

Modul Sejarah Peminatan Direktorat SMA

Peran Aktif Bangsa Indonesia pada Masa Perang Dingin

1. Kontribusi Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung

Pada 28 April sampai dengan 2 Mei 1954 diselenggarakan Konferensi Kolombo di Srilangka. Konferensi yang menjadi pelopor diadakannya Konferensi Asia Afrika ini dihadiri oleh :

1). Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri Indonesia)

2). Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India)

3). U Nu (Perdana Menteri Burma/Myanmar)

4). Mohammad Ali (Perdana Menteri Pakistan)

5). Sir John Kotelawala (Perdana Menteri Srilangka)


Setelah itu, Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo menyarankan untuk diadakan lagi konferensi yang lebih besar. Akhirnya, pada 18 sampai 21 April 1955, saran dari PM Ali Sastroamidjojo terealisasi dengan diadakannya Konferensi Asia Afrika di Bandung. Konferensi tersebut menjadi cikal bakal lahirnya. Gerakan Nonblok. (Ratna Hapsari, 2018:137).

 

Konferensi Asia Afrika dihadiri oleh 29 pemimpin negara, 23 diantaranya dari Asia dan 6 dari Afrika. Para pemimpin negara tersebut sepakat mendeklarasikan komitmen untuk tidak terlibat dalam konfrontasi Blok Barat dan Blok Timur. Lebih daripada itu, konferensi ini juga berhasil menyatukan kekuataan bersama negara-negara dunia ketiga untuk menghadapi dua kubu adidaya, Barat dan Timur. Pada akhir konferensi, ditandatangani sebuah deklarasi yang dikenal sebagai Deklarasi Bandung atau Dasasila Bandung


2. Dampak Konferensi Asia Afrika terhadap politik global

Konferensi Asia Afrika memiliki arti penting yang besar pengaruhnya terutama bagi negara yang cinta damai dan telah   menaikan citra Indonesia di mata dunia internasional, khususnya bagi bangsa Asia Afrika yang   mendambakan kemerdekaan dan perdamaian. Dasasila Bandung juga dianggap sebagai akhir dari era penjajahan dan kekerasan terhadap suatu kau(apartheid). Konferensini juga dianalogikan sebagai suatu badan yang berpendirian luas dan toleran,   yang   memberi   kesan   kepada dunia bahwa semua orang dapat hidup bersama, bertemu, berbicara, dan mempertahankan hidupnya di dunia iniMelansir Museum of The Asian-African Conference, Spirit Bandung juga menimbulkan perubahan struktur badan internasional Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB). Sehingga forum PBB tidak lagi menjadi forum eksklusif Barat atau Timur saja. 


Konferensi Asia Afrika juga telah berhasil menumbuhkan semangat solidaritas di antara Negara-negara Asia Afrika, baik dalam menghadapi masalah internasional maupun regional. Menyusul Konferensi Asia Afrika banyak konferensi serupa diselenggarakan yakni Konferensi Islam Afrika Asia, Konferensi Setiakawan Rakyat Asia Afrika, Konferensi Mahasiswa Asia Afrika, Konferensi Wartawan Asia Afrika.


3. Dampak Konferensi Asia Afrika terhadap kehidupan ekonomi global

Komunike akhir dari Konferensi ini menggarisbawahi perlunya negara-negara berkembang untuk melonggarkan ketergantungan ekonomi mereka pada negara-negara industri terkemuka dengan memberikan bantuan teknis satu sama lain melalui pertukaran ahli dan bantuan teknis untuk proyek-proyek pembangunan, serta pertukaran pengetahuan teknologi, dan pembentukan lembaga pelatihan dan penelitian regional.

 

Perang Indonesia Dalam Gerakan Non Blok Pada Masa Perang Dingin

1. Peran Aktif dalam PendiriaGerakan Non Blok (GNB)
Pada tahun 1945, Perang Dunia II berakhir, muncul dua blok yaitu Blok Barat (Liberalisme-Demokratis) dan Blok Timur (Sosialis-Komunis). Diantara Blok Barat dan Blok Timur, ada beberapa negara yang memilih untuk bersikap netral. Negara-negara netral tersebut pun membentuk Gerakan Non Blok (GNB). Pembentukan GNB ini diprakarsai oleh Presiden Soekarno (Indonesia), Presiden Gamal Abdul Nasser (Republik Persatuan Arab-Mesir), PM Pandith Jawaharlal Nehru (India), Presiden Joseph Broz Tito (Yugoslavia), dan Presiden Kwame Nkrumah (Ghana).

Dalam GNB, Indonesia memiliki peran penting sebab negara ini memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung pakta miliiter atau aliansi militer manapun. Prinsip tersebut dianggap sesua dengan   tujuan   didirikannya GNB.  Pada tahun 1992, peran penting lain dari Indonesia bagi KTT GNB adalah sebagai tuan rumah dan Presiden Soeharto sebagai ketua GNB. Pada saat itu, Indonesia memprakarsai kerja sama teknis di beberapa bidang seperti pertanian dan kependudukan serta mencetuskan upaya untuk menghidupkan kembali dialog Utara- Selatan.

Setiap KTT GNB yang diselenggarakan memiliki tujuan yang berbeda sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi oleh negara-negara anggota. Setiap negara bisa menjadi anggota GNB namun negara tersebut harus menganut politik bebas aktif, mampu hidup berdampingan secara damai, mendukung gerakan kemerdekaan nasional, dan tidak menjadi anggota salah satu pakta militer. Persyaratan yang ditetapkan oleh GNB ternyata mampu memikat hati berbagai negara, terbukti dengan meningkatnya jumlah negara yang bergabungSejak Gerakan Non Blok lahir hingga sekarang, KTT dilakukan tiap tiga tahun sekali. TiaKTT paling lama tujuh hari. Indonesia pernah menjadi tuan rumah KTT Gerakan Non Blok ke sepuluh pada tanggal 1 hingga 6 september 1992 di Jakarta.


 2. Dampak Gerakan Non Blok terhadap kehidupan Politik Global

 KTT GNB I mencetuskan prinsip politik bersama, yaitu bahwa politik berdasarkan koeksistensi damai, bebas blok, tidak menjadi anggota pasukan militer dan bercita-cita melenyapkan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasi. GNB juga membantu Afrika Selatan dalam menghapus politik Apartheid.

GNB mencari perdamaian yang berkelanjutan melalui pemerintah global dan mewujudkan adanya rasa optimism bahwa GNB dapat memainkan peran yang sangat penting dalam mempromosikan perdamaian dan stabilitas. Pentingnya GNB terletak pada kenyataan bahwa  GNB  merupakan  gerakan  Internasional  terbesar  kedua, setelah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), GNB dapat mewujudkan eratnya hubungan kerjasama antara negara satu dengan negara yang lain.

3. Dampak Gerakan Non Blok terhadap kehidupan Ekonomi Global

Kerjasama antara anggota-anggota GNB dapat memiliki dampak positif pada situasi ekonomi dunia. Dengan menciptakan tata hubungan ekonomi Internasional yang masih seimbang, dan memperluas partisipasi negara-negara berkembang dalam proses pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah ekonomi dunia. GNB membuat negara-negara anggota Non-Blok berjalan lancar tanpa hambatan. Jadi GNB ini meningkatkan program kearah tata ekonomi dunia. 

Peran Indonesia Dalam Misi Perdamaian Pengiriman Kontingen Garuda Pada Masa Perang Dingin

1. Indonesia dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB

Komitmen Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial merupakan amanat dari alinea IV Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Pasukan garuda (sumber : dunia.tempo.co)

Dalam konteks internasional, partisipasi tersebut merupakan indikator penting dan konkrit   dari   peran  suatu   negara   dalam   memberikan   kontribusi   dalam   menjaga perdamaian    dan    keamanan   internasional.    Sedangkan    dalam    konteks    nasional, keterlibatan  tersebut  merupakan  sarana peningkatan  profesionalisme  individu  dan organisasi yang terlibat secara langsung dalam penggelaran operasi internasional. Indonesia terlibat dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Sesuai Pembukaan Undang- undang Dasar 1945 alinea IV, salah satu tujuan negara yakni menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Indonesia diberi kepercayaan oleh PBB untuk mengirim personel keamanan terbaiknya dalam menjalankan Misi Pemerliharaan Perdamaian. Pasukan tentara, kepolisian, dan sipil Indonesia dikenal dengan nama Kontingen Garuda.

2. Pengiriman Kontingen Garuda dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB

Dalam misinya menjaga perdamaian dunia, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) punya Peacekeeping Operation  (UNPO)  atau  Misi  Pemeliharaan  Perdamaian  (MPP). Kontingen Garuda adalah pasukan penjaga perdamaian yang anggotanya diambil dari militer Indonesia yang bertugas dibawah naugan Perserikatan Bangsa-bangsa.

Negara-negara yang pernah menjadi tujuan dalam misi Kontingen Garuda adalah Negara- negara  di Timur  Tengah  seperti  Mesir, Lebanon, Palestina, Irak.  Negara  Asean  sepertFilipina, Kamboja, dan Vietnam. Juga Negara Eropa Timur seperti Georgia dan Bosnia. Peran aktif   Indonesia dalam mengirimkan   Kontingen Garuda untuk misi perdamaian pada masa perang dunia adalah sebagai berikut :  

  1. Kontingen Garuda I, dikirim pada 8 Januari 1957 ke Mesir  
  2. Kontingen Garuda II, dikirim kKongo pada 1960 
  3. Kontingen Garuda IIIdikirim kKongo pada 1962
  4. Kontingen Garuda IV, dikirim ke Vietnam pada 1973 
  5. Kontingen GarudVdikirim ke Vietnam pada 1973 
  6. Kontingen GarudVI, dikirim ke Timur Tengah pada 1973 
  7. Kontingen GarudVII, dikirim kVietnam pada 1974 
  8. Kontingen Garuda VIII, dikirim ke Timur Tengah 1973 pasca Perang Yom Kippur Mesir-Israel
  9. Kontingen Garuda IX, dikirim ke Iran dan Irak pada 1988 
  10. Kontingen Garuda X, dikirim ke Namibia pada 1989  

 Peran Indonesia Pada ASEAN Dalam Masa Perang Dingin 

1. Peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di kawasan AsiTenggara pada masa Perang Dingin 

Pada Era 1960-an  dunia dihadapkan pada situasi rawan konflik, yaitu perebutan pengaruh ideologi negara-negara besar dan konflik antar negara di kawasan yang apabila dibiarkan dapat mengganggu stabilitas kawasan sehingga menghambat pembangunan. untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera maka didirikanlah   organisasi ASEAN yang merupakan perhimpunan Bangsa bangsa Asia Tenggara. Indonesia adalah salah pendiri organisasi ASEAN. 

2. Pendirian ASEAN sebagai bukti peran aktif bangsa Indonesia pada masa Perang Dingin 

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Perbara oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, memajukan perdamaian dan kestabilan di tingkat regional, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaandi antara anggotanya dengan damai
Anggota ASEAN (sumber: asean.usmission.gov)

Pembentukan ASEAN tidak serta merta hanya karena kesamaan geografis masing-masing anggotanya saja, tapi juga karena adanya keinginan yang kuat antara Negara anggota untuk membangun kerjasama yang baik dibidang ekonomi, sosial, dan pengembangan kebudayaan bagi masing-masing Negara anggota. Selain sebagai salah satu pemrakarsa berdirinya ASEAN, tentunya Indonesia juga memiliki peran tersendiri  sebagai anggota ASEAN. Entah itu dalam bentuk  program ataupun kerjasama antar sesame anggotanya.

Keberadaan ASEAN ternyata sejalan dengan sikap politik Indonesia yang mengacu politik bebas-aktif. Bebas yang dimaksud, berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. Sedangkan aktif, berarti Indonesia turut serta mewujudkan perdamaian dunia. Peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di kawasan Asia Tenggara ini terlihat saat Indonesia membantu mewujudkan perdamaian konflik di Kamboja dan Vietnam. Indonesia ditunjuk oleh ASEAN sebagai pihak penengah dalam konflik tersebut. Pada tahun 1988 sampai 1989, Indonesia menjadi tuan rumah Jakarta Informal Meeting (JIM) untuk menyelesaikan konflik antara Kamboja dan Vietnam. Indonesia berhasil memfasilitasi kedua negara untuk mendiskusikan dan menyelesaikan konflik.

Pada kasus lainnya, yaitu saat pemerintah Filipina dan Moro National Front Liberation (MNFL) berkonflik. Kedua pihak tersebut akhirnya menyetujui perjanjian damai yang  kala itu dipertemukan di Indonesia.

Selain sebagai salah satu penggagas, Indonesia juga dipercaya untuk menyelenggarakan KTT ASEAN pertama. Saat itu, KTT ASEAN pertama sukses diselenggarakan di Bali pada 23-24 Februari 1976. Maka tak heran jika Indonesia juga dikenal sebagai penyelenggara KTT ASEAN pertama. Nah itulah kiprah Indonesia di dunia internasional pada masa Perang Dingin. 

Mengapa Indonesia sangat tidak setuju dengan adanya Blok Barat dan Blok Timur ? 

silakan jawab pada kolom komentar  (screenshot komentar dan lampirkan pada presensi berikut https://forms.gle/SfqmrXDpytBiNaP7A )


57 komentar untuk "Menganalisis Peran Aktif Bangsa Indonesia Pada Masa Perang Dingin dan Dampaknya Terhadap Politik dan Ekonomi Global | KD 3.3 Sejarah Peminatan Kelas XII "

  1. Karena,,,untuk meredam ketegangan dunia yang di akibatkan karena perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur serta juga ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh

    BalasHapus
  2. Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur.

    BalasHapus
  3. Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan luasnya pengarug dari blok timur dan blok barat

    BalasHapus
  4. Sebab Indonesia ingin meredam ketegangan dunia yang di akibatkan karena perluasan pengaruh dari blok barat dan blok Timur yang berdampak terhadap kehidupan politik global juga pada kehidupan ekonomi global. Serta ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh.

    BalasHapus
  5. Nama: siti Nur Rismayanti
    Kelas: 12 IPS 2

    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non Blok (GBN). Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, Presiden Joseph Broz Tito dan Presiden Kwame Nkrumah.
    Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer manapun karena Indonesian memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai.

    BalasHapus
  6. Nama: Rohmah siti asiah
    Kelas; XII IPS 2

    Sebab indonesia ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh,oleh karena itu indonesia termasuk kedalam salah satu negara yang bersikap netral dan membentuk gerakan non blok (GNB),yang miliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif,tidak mendukung pakta militer atau aliansi militer manapun.

    BalasHapus
  7. Sebab indonesia ingin meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur yang berdampak pada kehidupan berpolitik globak dan ekonomi global serta ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh

    BalasHapus
  8. Sebab indonesia ingin meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur yang berdampak pada kehidupan berpolitik globak dan ekonomi global serta ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh

    BalasHapus
  9. Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  10. karena indonesia ingin merdeka seutuhnya, dan kemerdekaan indonesia yg telah dicetuskan tidak menjadi siasia, maka dari itu indonesia menganut politik internasional bebas dan aktif

    BalasHapus
  11. Nama:Alfian Rizki Saputra
    Kelas:XII - IPS 3

    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  12. Karena untuk merendam ketegangan dunia yang di akibatkan perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur dan berdampak pada kehidupan berpolitik global dan ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh

    BalasHapus
  13. Nama: neng putri pitri yani
    Kelas : XII IPS 2

    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non Blok (GBN). Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, Presiden Joseph Broz Tito dan Presiden Kwame Nkrumah.
    Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer manapun karena Indonesian memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai.

    BalasHapus
  14. NAMA:ARIP MUHAMMAD
    KELAS:XII-IPS 1
    karena untuk merendam ketegangan dunia yang di akibtkan perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur dan berdampak pada kehidupan berpolitik global dan ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh

    BalasHapus
  15. Nama:mira milena
    Kelas:12 ips 2


    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non Blok (GBN). Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, Presiden Joseph Broz Tito dan Presiden Kwame Nkrumah.
    Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer manapun karena Indonesian memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai.

    BalasHapus
  16. Nama:Ali fadilah ismail
    Kelas:12 ips 2
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.
    ingin menciptakan perdamaian dunia.

    BalasHapus
  17. NAMA : NENG FITRI
    KELAS : 12 IPS 1

    Karena untuk meredam ketegangan dunia yang di akibatkan perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur yang berdampak pada kehidupan berpolitik global dan ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh.

    BalasHapus
  18. Nama:Risman hermansyah
    Kls :12 ips 5
    Karena untuk meredam ketegangan dunia.indonesia memilih untuk besikap netral dan tidak terikat blok manapun.karena indonesia meiliki prinsip politik luar negri bebas aktip.oleh karena itu
    Indonseia dengan negara negara lain yang bersikap netral membentuk gerakan non blok (GNB) yang mengiginkan perdamayan dunia yang utuh

    BalasHapus
  19. NAMA :FAIZ NURFADILAH
    KELAS:12 IPS 3

    karena indonesia menganut politik bebas,yaitu tidak terikat dengan blok manapun/netral tetapi tetap aktif di berbagai bidang yang bertujuan perdamaian

    BalasHapus
  20. Nama:cucu indira andita
    Kelas:12 ips 2

    Sebab indonesia ingin meredam ketegangan dunia yang diakibatkan pengaruh blok barat(paham liberalisme) dan blok timur(paham komunis) yang di pimpin oleh uni soviet sehingga berdampak terhadap politik global dan ekonomi global dan menciptakan perdamaian dunia yang utuh.

    BalasHapus
  21. Karena negara Indonesia tidak ingin adanya situasi politik di dunia kembali tegang dan mengakibatkan timbulnya rasa saling curiga dan adanya perlombaan senjata antara kedua belah pihak. Untuk itulah ada beberapa negara termasuk indo yang memilih bersikap Netral dan negara2 tersebut pun membentuk gerakan Non-Blok (GNB), dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara ini memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak mendukung pakta militer atau aliansi militer apapun.

    BalasHapus
  22. Nama:Risna lestari
    Kelas:12 IPS 2

    Masa perang dingin, sudah barang tentu Indonesia kena (dampaknya). Tarik menarik kekuatan Barat dan Timur seakan menghantui jajak langkah negara yang kaya potensi ini. Setelah PD usai hingga tahun 1991, rentang masa perang dingin itu, tahun 1945-1961, masa ketika Indonesia sibuk dengan urusan dapurnya sendiri sambil mencari sekutu terkuat dan terpercaya untuk pembangunan bangsanya. Alhasil, Indonesia di bawah Soekarno ini lebih memilih untuk tidak memilih Blok Barat dan Timur.

    BalasHapus
  23. Nama : Fajar Nurdyansyah
    Kelas : 12 IPS 3

    Jawaban :
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  24. Nama:Amelia
    Kelas: 12 ips 2
    Jawaban
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  25. Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.Dan ingin menciptakan perdamaian dunia.

    BalasHapus
  26. Nama:Niki Nurcahyani
    kelas:XII ips 3

    Karna indonesia adalah sebuah negara yang menganut politik bebas atau tidak terikat dalam blok barat ataupun blok timur, indonesia sangat aktif di berbagi bidang bertujuan untuk perdamaian, selain itu bahwa indonesia mampu mandiri dan membentuk aliansi dengan negara negara ketiga

    BalasHapus
  27. Nama: Fitri Nursalsabilah
    Kelas:12 IPS 1

    Sebab Indonesia ingin menciptakan perdamaian dunia,oleh karena itu Indonesia termasuk salah satu negara yang bersifat netral dan membentuk gerakan non blok (GNB).DalaM GNB Indonesia memiliki peran penting,sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer apapun

    BalasHapus
  28. Nama :Riska Silviani
    Kelas : XII IPS 1

    Jawaban :
    Karen indonesia memilih untuk bersikap netral, memiliki prinsip politik luar negeri bebas aktif, dan tidak memilih pakta militer atau aliansi militer manapun.

    BalasHapus
  29. Nama: Diah Yuliyanti
    Kelas: XII IPS 4

    Jawaban:
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  30. Nama: Siti Sya'adah
    Kelas:XII IPS 4

    Jawaban:
    untuk merendam ketegangan yang terjadi di Eropa karena perluasan pengaruh dan
    Perbedaan paham antara kedua blok Eropa

    BalasHapus
  31. Nama:Nisa nuralawiyah
    Kelas:XII IPS 4

    jawaban:
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur

    BalasHapus
  32. Nama:fajar ramdani
    Kelas:12 ips 4

    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.serta ada 2 faktor penyebab terjadinya perang dingin tersebut.faktor pertama yaitu perbedaan paham sehingga terjadilah pertentangan faktor yang kedua yaitu adanya perebutan pengaruh sehingga amerika serikat dan uni soviet berlomba lomba untuk menjadi negara kreditor terhadap negara lain khususnya di wilayah eropa

    BalasHapus
  33. Nama :Wulandari
    Kelas:12 Ips 4

    karena indonesia menganut politik bebas,yaitu tidak terikat dengan blok manapun/netral tetapi tetap aktif di berbagai bidang yang bertujuan perdamaian

    BalasHapus
  34. Nama:fitri sifa nuryani
    kelas:12 ips 5


    Karena untuk meredam ketegangan dunia yang di akibatkan perluasan pengaruh dari blok barat dan blok timur yang berdampak pada kehidupan berpolitik global dan ingin menciptakan perdamaian dunia yang utuh.

    BalasHapus
  35. Izin menjawab pak
    Karena Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    Terimakasih

    BalasHapus
  36. Izin menjawab pak
    Nama ; Ades Rodia
    Kelas ; 12 IPS 3

    Karena Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    Terimakasih

    BalasHapus
  37. Nama:Tita Rosmayanti
    Kelas:12 ups 5

    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  38. Karena Indonesia mengatut prinsip politik luar negeri bebas aktif, makadari itu Indonesia ingin menciptakan perdamaian dunia yg utuh, dan bersikap netral dgn membentuk gerakan non blok (GNB) yg tidak mendukung atau memihak kpd siapapun

    BalasHapus
  39. Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dan gerakan non blok(GNB)

    BalasHapus
  40. Nama:Risna yanti
    Kelas:12 Ips 5
    Izin menjawab
    Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan gerakan non blok(GNB) Karena Untuk meredam keteganga dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama:Risna yanti
      Kelas:12 Ips 5
      Izin menjawabKarena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dan gerakan non blok(GNB)
      Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dan gerakan non blok(GNB)
      Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan gerakan non blok(GNB) Karena Untuk meredam keteganga dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

      Hapus
    2. Nama: Risma yanti
      Kelas:12 Ips 5
      Izin menjawab
      Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan gerakan non blok(GNB) Karena Untuk meredam keteganga dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

      Hapus
  41. Nama: Risma yanti
    Kelas 12 Ips 5
    Negara-negara yang pernah menjadi tujuan dalam misi Kontingen Garuda adalah Negara- negara di Timur Tengah seperti Mesir, Lebanon, Palestina, Irak. Negara Asean seperti Filipina, Kamboja, dan Vietnam. Juga Negara Eropa Timur seperti Georgia dan Bosnia. Karena Indonesia meredam mngatut prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan gerakan non blok(GNB) Karena Untuk meredam keteganga dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    BalasHapus
  42. Izin menjawab pak
    Nama : Anne Nuraeni
    Kelas : 12 IPS 3

    Karena Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur. Blok Barat dipimpin oleh Amerika Serikat berpaham liberal dan Blok timur dipimpin oleh Uni Soviet yang menganur paham komunisme.

    Terimakasih

    BalasHapus
  43. Nama : Faridatul Hasanah
    Kelas: XII IPS 1
    Jawaban : Karena indonesia negara yang kecil sehingga indonesia tidak setuju dengan adanya blok barat blok timur sehingga indonesia menolak karena untuk meredam ketegangan dunia.indonesia memilih untuk besikap netral dan tidak terikat blok manapun.karena indonesia meiliki prinsip politik luar negri bebas aktip.oleh karena itu
    Indonseia dengan negara negara lain yang bersikap netral membentuk gerakan non blok (GNB) yang mengiginkan perdamayan dunia yang utuh

    BalasHapus
  44. Waaah penuh komentar pak e...memang Edukatif blognya . ..

    BalasHapus
  45. Sugoi lengkap sekali gan ,


    jangan lupa kunjungi balik,
    https://aisurunihongo.blogspot.com/2021/01/lirik-terjemahan-yorushika-kokoro-ni.html

    BalasHapus
  46. Nama:Ali Somantri
    Kelas:XII IPS 1
    Untuk meredam ketegangan dunia yang diakibatkan karena perluasan pengaruh dari kedua blok dunia yakni blok barat dan blok timur.

    BalasHapus
  47. Nama: Neng Tita Komala Dewi
    Kelas :12 ips4

    Sebab indonesia mempunyai tujuan untuk mencipatakan perdamaian yang utuh antar negara dan memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung pakta militer atau aliansi militer manapun.

    BalasHapus
  48. Nama: Yoga Nugraha
    Kelas: 12 IPS 5

    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non Blok (GBN). Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, Presiden Joseph Broz Tito dan Presiden Kwame Nkrumah.
    Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer manapun karena Indonesian memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai.

    BalasHapus
  49. Nama: Yana Mulyana Hikmah
    Kelas : 12 IPS 2

    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap untuk netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non-Blok (GBN).
    Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, presiden Joseph Broz Tito dan presiden Kwame Nkrumah. Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau analisis militer manapun karena Indonesia memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai

    BalasHapus
  50. Nama: Muhammad Rifqi
    Kls : 12ips4

    Sebagai negara yang baru merdeka setelah berakhirnya perang dunia ke dua Indonesia tidak luput dari pengaruh yang di timbulkan perang dingin, negara-negara yang baru merdeka menjadi ajang dari perebutan hegemoni antara negara-negara adidaya, jadi sejak proklamasi 17 Agustus 1945 Indonesia menetapkan kebijakan politik luar negerinya yang bebas aktif, kebijakan ini telah menegaskan bahwa Indonesia tidak ikut dalam blok manapun karena cita-cita bangsa Indonesia adalah meujudkan perdamaian dunia

    BalasHapus
  51. Nama : Helma fitriyani
    Kelas: 12 IPS 5

    Sebab Indonesia memilih untuk bersikap netral, ada juga beberapa negara yang bersikap netral dan membentuk Gerakan Non Blok (GBN). Pembentukan gerakan tersebut diprakarsai oleh Presiden Soekarno, Presiden Gamal Abdul Nasser, PM Pandith Jawaharlal Nehru, Presiden Joseph Broz Tito dan Presiden Kwame Nkrumah.
    Dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, tidak mendukung fakta militer atau aliansi militer manapun karena Indonesian memiliki misi perdamaian dunia yang utuh dan damai.

    BalasHapus
  52. Nama : lisda juniar
    Kelas : 12 ips 2

    Karena sikap politik Indonesia yang mengacu politik bebas-aktif. Bebas yang dimaksud, berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. Sedangkan aktif, berarti Indonesia turut serta mewujudkan perdamaian dunia.

    BalasHapus
  53. Nama:Eneng siti maesaroh
    Kelas:12 ips 1

    Karena negara Indonesia tidak ingin adanya situasi politik di dunia kembali tegang dan mengakibatkan timbulnya rasa saling curiga dan adanya perlombaan senjata antara kedua belah pihak. Untuk itulah ada beberapa negara termasuk indo yang memilih bersikap Netral dan negara2 tersebut pun membentuk gerakan Non-Blok (GNB), dalam GNB Indonesia memiliki peran penting sebab negara ini memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak mendukung pakta militer atau aliansi militer apapun.

    BalasHapus